SMP Muhammadiyah 1 Depok Jadi Sekolah Model Pembelajaran Mendalam, Coding, dan AI
Depok, Sleman โ SMP Muhammadiyah 1 Depok resmi ditetapkan sebagai sekolah model dalam implementasi pembelajaran mendalam (deep learning), coding, dan kecerdasan artifisial (AI) sesuai dengan keputusan direktur jenderal pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah Nomor SK 0010 tahun 2026 tentang penetapan satuan pendidikan pelaksana program sekolah model implementasi pembelajaran mendalam dan kosing dan kecerdasan artifisial. Penetapan ini menjadi tonggak penting dalam upaya transformasi pendidikan berbasis teknologi di lingkungan sekolah Muhammadiyah.
Program ini merupakan bagian dari kebijakan strategis pemerintah dalam mendorong penguatan kompetensi abad ke-21, khususnya dalam bidang literasi digital, pemrograman, dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan di dunia pendidikan.
Kepala SMP Muhammadiyah 1 Depok, Abidin Fuadi Nugroho, S.Pd.I., M.S.I., menyampaikan bahwa penunjukan sekolahnya sebagai sekolah model merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh komitmen.
โPenetapan ini adalah kepercayaan sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya relevan dengan perkembangan zaman, tetapi juga mampu membentuk karakter dan daya pikir kritis peserta didik,โ ujarnya.
Ia menjelaskan, pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) akan diterapkan untuk mendorong siswa memahami materi secara komprehensif, bukan sekadar menghafal.
โMelalui pembelajaran mendalam, siswa dilatih untuk berpikir kritis, kreatif, dan mampu memecahkan masalah secara nyata. Ini menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan masa depan,โ tambahnya.
Selain itu, integrasi coding dan kecerdasan artifisial (AI) dalam proses pembelajaran juga menjadi fokus utama. Menurutnya, penguasaan teknologi menjadi kebutuhan mendasar bagi generasi saat ini.
โKami mulai mengenalkan coding dan AI secara bertahap dalam pembelajaran. Harapannya, siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan dan mengembangkannya,โ kata Abidin.
Ia juga menegaskan bahwa penguatan teknologi tidak akan mengesampingkan nilai-nilai karakter dan keislaman yang menjadi ciri khas pendidikan Muhammadiyah.
โKami tetap menanamkan nilai-nilai keislaman, akhlak mulia, dan semangat berkemajuan. Teknologi dan karakter harus berjalan beriringan,โ tegasnya.
Dengan penetapan ini, SMP Muhammadiyah 1 Depok diharapkan dapat menjadi rujukan bagi sekolah lain dalam mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi yang inovatif dan berkelanjutan.
Sekolah pun optimistis mampu mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kompetensi digital serta karakter yang kuat dalam menghadapi era transformasi global.






